Ya..saat kebahagiaan itu datang menyapaku tak lupa juga ku bersyukur padaNya yg memberikan semua kebahagiaan itu.Memiliki keluarga yang harmonis seorang kakak 2 laki-laki dan perempuan dan seorang adik 1 jadi aq anak ke 3.lanjut..
kami hidup dengan sederhana keceriaan seorang anak kecil yang sedang bermain dengan seorang kakak itu takkan lagi ku rasakan..ya takkan pernah lagi...
Ketika aq beranjak dewasa dan sudah bisa menentukan kehidupanku sendiri dan Alhamdulillah di berikan HIDAYAH oleh ALLAH,kini pola pikirku sudah bisa aku gunakan untuk terus berfikir sebelum bertindak,Nah...
Ujian itu datang...
Ketika kakak pertamaku mulai tidak suka dengan pola pikir seorang akhwat yang Anarkis katanya, g mau bergaul (padahal aku bergaul juga loh tapi di batasin gitu) ya pokoknya g ada bagusnya deh aq di matanya..padahal aq dan kakakku sangat akrab dan dekat tiba2 dia berubah karena aq belum punya kerja (padahal aq punya usaha loh ya lumayanlah bisa mandiri),tapi maunya kakakku aku seorang sarjana harus kerja di luar rumah...
akhirnya...
dia mulai membenciku kami sering bertengkar sesekali dia tidak omongin aku tapi aku tetap aja yang ngomong duluan...
sampai akhirnya...
pada saat malam akhir aku bertengkar hebat di sebuah hanphone dengan smsnya kami saling membalas, dan sesekali aku tidak sependapat padanya (katanya aq anak yang keras kepala,pembangkang,tidak mau di atur dan lebih mengerikan lagi dia menyuruhku mengecilkan jilbabku,NAUDZUBILLAH),aku sampai nangis-nangis membaca smsnya kakakku dia tidak pernah mau ngerti kondisi aku sesekali aku sering bilang bagaimana kakak jika berada di posisi saya??? tapi,,,lagi-lagi dia marah besar katanya itu tidak penting...aku mau ngmong berdua ma kakakku tapi dia anggap itu tidak penting,,,kalian bisa tau bagaimana perasaanku di gituin...padahal di antara kami hanya terjadi kesalah pahaman aja.
akhirnya,,,,,
lama kita bertengkar di hp dan akhirnya...kata-kata yang tak seharusnya keluar kini keluar juga...
dia sudah tidak mau lagi di anggap seorang kakak lagi denganku...akhirnya aku nangis sebisa-bisanya dan terus Istigfar dan dia memutuskan tali persaudaraan di antara kami...YA Allah berikan Hidayah buat kakakku K' Wati...dan jika aku kangen ma kakakku hanya bisa lihat fotonya dan setelah itu aku nangis setidaknya bisa melegakan rasa rinduku padanya...kak aku yakin Rezkiku sudah ada yang atur walaupun aku tidak sesukses kamu, pekerjaan yang baik, aku selalu bersyukur aku punya kakak pekerjaannya baik dariku walaupun dia tamatan SMK...kak afwanaku tidak bisa menjadi apa yang kamu inginkan...